atas permintaan Pak Hing... aku mencoba merumuskan apa yang aku rasakan/pikirkan tentang NLP dan walaupun masih global, belum bisa spesifik... i guess... i hope somehow it will inspire people to have interest in studying NLP too like me... :D
the effect of training/studying NLP for me
sebelum aku ikut training NLP, aku baru saja selesai membaca buku "A New Earth: Awakening to Your Life's Purpose" oleh Eckhart Tolle... dan banyak hal yang aku serap dari buku itu dan ingin aku terapkan dalam kehidupan
lalu dengan keyakinan bahwa NLP hanya akan membawa manfaat kebaikan, aku berusaha untuk semaksimal mungkin memberi perhatian terhadap apapun yang akan diberikan dalam training, berjanji to put aside any judgemental opinion to anything in the training, baik terhadap trainernya [Pak Hing], anggota trainee yang lain, suasana training, ilmu NLPnya sendiri atau apapun selama training itu dan hanya akan memilah2 yang sesuai atau tidak dengan diri sendiri, nanti setelah training berakhir.
tujuan awal aku untuk ikut training NLP adalah untuk mendapatkan modal dalam memulai usaha sendiri, yang berarti pemasukan [income] tambahan di bidang terapi dan konseling, dan terutama juga untuk dimanfaatkan pada diri sendiri, with the ultimate hope of opening way for self enlightenment.
walaupun ada kecemasan yang dicoba untuk dikesampingkan atau dihilangkan, yaitu tentang ketidakmampuan untuk membantu orang lain karena merasa ada hal di dalam diri sendiri berupa "masalah" yang belum terpecahkan.
i feel that i should deal with that first, then i could be able to help someone else.
hari-hari terakhir training terasa cukup berat, karena rasanya kepala ini penuh dan sulit untuk bisa mencerna apa yang didapat pada saat itu, ditambah kecemasan harus bertemu dengan real people with their real problems.
terus terang i wasnt be able to cope my worry, karena aku menyerahkan tanggung jawab kepada partner (Pak Willy), pasangan partner yang telah ditentukan oleh Pak Hing, yang walaupun mungkin sampai dengan hari ini, saat itu adalah kesempatan satu2nya untuk aku ketemu dengan 'klien'.
setelah selesai training... walaupun sudah merasa mendapat 'pencerahan-pencerahan' dari berbagai aspek... :) aku masih terus mempertanyakan sebenernya apa sih yang aku dapet? aku juga merasa hanya mendapat sedikit manfaat saja...
namun dengan tetap berkeyakinan bahwa hanya manfaat positif yang aku dapat dari NLP, aku mulai membenahi segala macam yang berseliweran di dalam kepala... di dalam pikiran... i felt that i was overly thinking... kemudian sedikit demi sedikit mulai dapat diatasi setelah memulai membaca "The Power of Now: A guide to spiritual enlightenment" (masih oleh pengarang yang sama) dan mendapat titik terang dari apa yang selama ini aku pertanyakan...
manfaat positif yang jelas aku rasakan dari NLP adalah kemudahan dalam mencerna sesuatu, kemudahan untuk menerima keadaan atau situasi dan kemudahan untuk mencari solusi dari suatu masalah...
dan dengan menggabungkan apa yang disampaikan di "The Power of Now" dengan presuposisi NLP, aku ngerasa akan lebih mudah untuk bisa menerima teori tersebut dan mempraktekkannya... karena aku merasa presuposisi NLP-lah yang menjadi dasar untuk pembentukan pola pikir sejalan dengan apa yang disampaikan di "The Power of Now"...
sampai sekarang aku belum mendapat 'klien' yang bisa dijadikan tempat untuk mempraktekkan terapi-terapi NLP, karena mungkin seperti yang disampaikan oleh Pak Teddy di salah satu pembincangan di milis NLP Indonesia, mungkin selama kita secara pribadi merasa belum siap maka klien belum akan muncul... :D
mungkin tentang klien ada atau tidak, akan terselesaikan dengan berjalannya waktu... untuk sekarang yang penting adalah penggunaan NLP itu sendiri di setiap aspek kehidupanku...
contoh untuk aplikasi NLP sehubungan dengan "The Power of Now"
p.126-127
The Art of Listening
When listening to another person, don't just listen with your mind, listen with your whole body. Feel the energy field of your inner body as you listen. That takes attention away from thinking and creates a still space that enables you to truly listen without the mind interfering. You are giving the other person space - space to be. It is the most precious gift tiy can give. Most people don't know how to listen because the major part of their attention is take up by thinking. They pay more attention to that than to what the other person is saying, and none at all to what really matters: the Being of the other person underneath the words and the mind. Of course, you cannot feel someone else's being except through your own.
setelah baca paragraf ini langsung keinget, pesan berulang dari Pak Hing... "Matching - Mirroring"... [hehehe... waktu training Pak Hing "menghantui" kami dengan 2 kata ini... :D ] dan Being disini kalau pada saat training diterjemahkan sebagai sub-conscious, bahwa dalam berkomunikasi dengan orang lain kita tidak hanya berkomunikasi secara conscious tetapi juga secara sub-conscious...
inilah salah satu contoh NLP sangat berguna dalam self enrichment yang sedang aku lakukan... ^^
jadi walaupun sampai sekarang belum bisa mempraktekkan NLP kepada orang lain... dan walaupun aku merasa bahwa masih banyak yang harus aku pelajari, tapi sudah mulai terasa terhadap diri sendiri... setelah belajar NLP, aku menjadi lebih mudah untuk mengkondisikan pikiran... dan dari pikiran, pengkondisian suasana hati juga akan jadi lebih mudah...
dan sekarang tujuan yang lebih ingin dicapai [dibandingkan dengan mempraktekkan NLP kepada orang lain] adalah mempraktekkan NLP untuk diri sendiri, untuk mempercepat [dan lebih sering :) ] pencapaian tujuan-tujuan pribadi, yang paling ingin dicapai sekarang adalah segera memulai menulis buku... tentang apa memang belum kepikiran, tapi aku yakin akan tercapai dalam waktu dekat, dibantu oleh NLP :D
tapi kami [aku dan Tomi (sesama NLPers)] tetap melakukan soft selling... dan iklan kecil2an lewat blog yang kami buat atas nama berdua di http://soiqualia.blogspot.com
i believe that there are always ways to implement NLP's methods in life for a better quality of life...
ps. quote diatas diambil dari buku "The Power of Now: A guide to spiritual enlightenment" oleh Eckhart Tolle, 2004, Namaste Publishing Vancouver, B.C. Canada and New World Library, Novato, California. [http://www.eckharttolle.com/]
pps. tulisan ini kemungkinan akan terus dibahas di blog kami http://soiqualia.blogspot.com dan/atau di blog pribadiku http://de2via.tumblr.com
3.6.08
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment